Cara Memilih Suplemen Dengan Benar

Cerdas dalam memilih suplemen fitnes sangatlah penting. Suplemen bukanlah obat ajaib, yang setelah anda mengkonsumsinya saat itu juga akan terlihat perbedaannya. Suplemen sama dengan makanan lainya. Hanya saja di dalam suplemen terdapat kandungan nutrisi yang sudah diolah dan dipilih. Biasanya setiap suplemen menonjolkan kelebihan satu nutrisi, misalkan Suplemen Protein, Vitamin C dan lainya. Lalu bagaimana cara memilih suplemen yang bagus?

Sekarang sangat banyak produk yang bisa bilang sangat murah di bawah harga normal. tapi tunggu dulu, jangan hanya karena harganya lebih murah lantas anda tergiur untuk membelinya, tanpa membaca tulisan sampai selesai.Kita harus waspada dengan harga yang terlalu jauh dibawah harga normal. Suplemen erat kaitanya dengan kesehatan tubuh, jadi pilihlah yang asli. produk asli dengan membawa nama produk sendiri tentu lebih berhati hati dalam komposisi dan pembuatannya, daripada produk palsu yang membawa nama produk lain tanpa lisensi.

Belilah suplemen asli seperti di distributor resmi yang ditunjuk oleh merek tersebut atau toko yang terpercaya. Tentu lebih aman daripada beli dipasar gelap yang tidak terjamin keasliannya.

Lihat kode Expired dan kode produksi, tentu anda tidak mau kan jika keracunan makanan karena kadaluarsa. saya sendiri pernah melihat produk yang sangat murah, tetapi pas saya lihat kode expired ternyata sisa satu bulan lagi, dan saya batalkan membeli suplemen tersebut.

Pastikan produk lolos uji BPOM. BPOM sebagai lembaga resmi indonesia tentu punya daftar bahan bahaya yang tidak boleh dimasukan dalam suplemen. Sekarang sangat banyak produk blackmarket yang tidak ada label BPOM tentu ini sangat beresiko jika terdapat obat obatan kimia didalamnya. Tentu tidak ada jaminan produk tersebut aman dikonsumsi.

Selalu teliti label nutrition fact dan hitung jumlah nutrisi di bagi berapa banyak kita mengkonsumsinya. Saya juga pernah melihat iklan suplemen protein dengan kandungan 44gr protein per sajian, saya lihat nutrition fact ternyata produk ini tidak bohong, di label nutrition fact benar benar 44gr perserving.Selanjutnya saya lihat persajiannya ada berapa gram, dan ternyata saya harus menyajikan suplemen ini sebanyak dua scoop atau sekitar 60 gr. jadi dalam satu scoop 30 gram, ada 22 gr protein. ini sama saja dengan produk lainya, bahkan suplemen yang biasa saya konsumsi sekitar 25 gram persajian dengan sajian satu scoop atau sekitar 30 gram tiap satu sajian. Jangan mudah terkelabuhi dengan strategi marketing.

Dan yang terakhir pilih sesuai kebutuhan. Jika makanan sehari hari yang kita makan sangat sedikit kandungan protein dan dibawah kebutuhan maka kita bisa menambah suplemen protein dalam daftar makanan kita.Karena tubuh kita ada sisiem yang secara otomatis membuang nutrisi yang tidak dibutuhkan dalam tubuh. Jika tubuh sudah tidak mampu membuangnya tentu akan timbul bebrbagai penyakit. selain karena yang berlebihan itu pasti tidak baik tentu suatu hal yang tidak bijak membuang uang untuk hal yang tidak kita butuhkan.

Pastikan suplemen yang akan beli bebas dari kandungan obat obatan terlarang. Sangat banyak yang keliru dalam membedakan suplemen dan obat. Suplemen harus bebas dari bahan yang berbahaya meskipun bahan tersebut akan berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang.Suplemen harus aman meski dikonsumsi dalam jangka panjang. Jika melihat suplemen tapi ada tulisan hanya untuk untuk dipakai dalam sebulan atau kurang, lebih baik urungkan untuk membelinya.

Baca Juga : Kenali Dulu Jenis Tubuhmu Sebelum Melakukan Diet

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *