Pilih Whey Protein atau Whey Isolate?

Whey protein adalah salah satu jenis protein terbaik yang dapat Anda gunakan untuk membentuk otot karena mengandung bcaa atau asam amino esensial. Dengan menggunakan whey protein sebelum dan setelah latihan, dapat menaikan kadar asam amino yang ada ditubuh Anda, whey protein dikenal sebagai sintesis protein otot.

Karena protein whey ada dalam berbagai macam, sehingga penting untuk Anda, agar dapat memahami manfaat kesehatan dari berbagai bentuk atau jenis whey protein terbaik bagi tubuh Anda.

Whey protein merupakan produk olahan susu, lebih khusus lagi, protein whey adalah cairan tansluscent, atau protein kasein yang akan dibuang untuk membuat keju. Menurutahli fisiologi olahraga Fabio Comana dari American Council on Exercise, protein whey mempunyai salah satu peringkat protein terbaik dalam hal komposisi asam amino dan tingkat pencernaan. Anda dapat memperoleh protein whey dengan minum susu atau membelinya dalam bentuk bubuk.

Sedangkan whey isolate diproses dengan menggunakan Microfilter untuk menyaring dan membuang kandungan laktosa dan abu atau bahan yang dibutuhkan tubuh lainya didalam whey protein.

Yang membuat whey protein berbeda dengan whey isolate adalah jumlah protein, laktosa dan lemak. Whey protein mengandung 63-75% protein dan laktosa 2%, dan 3% lemak.

Semua jenis whey protein dapat Anda gunakan, dengan cara yang sama. Mengkonsumsi sekitar 5 – 6g asam amino esensial ditambah dengan 37g karbohidrat sebelum latihan dapat memaksimalkan pertumbuhan otot Anda sebanyak 200%.

Kesimpulan keduanya sama mengandung protein, yang membuat perbedaan mencolok adalah, whey isolate mengandung protein yang lebih murni dan lebih bersih dibanding whey protein, sehingga dapat membuatnya lebih cepat diserap oleh tubuh.

Baca Juga : suplemen fitness Fase cutting

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *